:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape.png,20,289,0)/kly-media-production/medias/2054886/original/082239000_1522841920-iStock-641953614.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Pengantin baru yang merencanakan punya anak dianjurkan mengecek kesehatan sperma terlebih dahulu. Sebab, mau sesering apa pun berhubungan seks nantinya, tidak akan berbuah apa pun kalau kondisi sperma tak sehat.
Menurut salah seorang dokter dari Klik Dokter, dr Nabila Yovita, seperti dikutip Health Liputan6.com pada Kamis, (3/1/2019) kesehatan sperma ditentukan oleh berbagai hal. Mulai dari jumlah, pergerakan, serta struktur.
Nabila, menjelaskan, seorang pria dikatakan subur apabila dalam sekali ejakulasi, cairan yang keluar mengandung semen dengan jumlah minimal sperma 15 juta per milimeter.
"Jika kurang dari angka itu, pembuahan akan sulit terjadi karena kandidat sperma yang dapat membuahai ovum atau sel telur terlalu sedikit," katanya.
Lebih lanjut, sperma harus bergerak melalui leher rahim, lalu ke saluran indung telur biar bisa membuahi sel telur. Pergerakan ini disebut sebagai motilitas.
"Seorang pria dianggap subur jika minimal 40 persen dari sperma bergerak mencapai tujuan," ujar Nabila.
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com kaloe berita gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2F4PDrB
No comments:
Post a Comment